*Fokus Tingkatkan Etos Kerja, Pemkot Makassar Siapkan Penitipan Anak untuk Pegawai*

Titik6

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik6.com –MAKASSAR || Setelah menanti belasan hingga berpuluh tahun, sebanyak 1.746 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akhirnya resmi diangkat oleh Pemerintah Kota Makassar. Tak hanya pengangkatan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga menjanjikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan pegawai, termasuk melalui rencana penyediaan fasilitas penitipan anak.

*”Penantian ini bukan hal yang biasa—ini sesuatu yang luar biasa. Ada yang sudah menunggu belasan hingga berpuluh tahun. Saya sangat berharap mereka menjadi pegawai yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”* ujar Munafri usai memimpin upacara pengangkatan PPPK di Lapangan Karebosi, Jl. Ahmad Yani, Senin (23/6/2025).

Baca Juga  *6.000 Lebih Kursi RT/RW Diperebutkan, Pemkot Makassar Masih Tunggu Lampu Hijau Perwali*

Ia menekankan bahwa para pegawai yang baru diangkat harus menunjukkan etos kerja yang maksimal dan menjalankan tugas serta fungsi pokok secara optimal.

*”Setiap langkah kerja harus sejalan dengan visi dan harapan Pemerintah Kota Makassar,”* tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produktivitas pegawai, Munafri juga mengungkapkan rencana pembangunan fasilitas penitipan anak.

*”Beberapa kali saya melihat anak-anak berada di ruang kerja orang tuanya. Ini harus difasilitasi karena tidak semua pegawai punya bantuan untuk menjaga anak di rumah,”* jelasnya.

Baca Juga  *Warga kelurahan Barombong Memilih pigur secara musyawarah lebih tinggi secara hukum, di banding Memilih secara pemilu Raya RT RW*

Dua lokasi telah dipertimbangkan untuk fasilitas tersebut—yakni di kawasan Balai Kota dan di wilayah-wilayah yang dekat dengan tempat tinggal pegawai.

*”Minimal selama jam kerja, pegawai tidak perlu lagi bingung memikirkan anak-anaknya. Harus ada pula tenaga pendidik yang berkualitas agar anak-anak bisa tumbuh, belajar, dan berinteraksi dengan teman sebaya,”* tambahnya.

Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem kerja yang ramah keluarga sekaligus mendukung pelayanan publik yang semakin profesional di Kota Makassar.

Berita Terkait

LIKMA Indonesia Aktif Kawal Hukum dan Kebijakan Publik di Sulsel
BUILDING STUDENTS’ CHARACTER: THE GREAT RESPONSIBILITY OF SCHOOLS IN THE MODERN ERA
Legislator Sulsel Luncurkan Siqola.id, Karya Inovatif Pemuda Takalar
Jalan Rusak 5 Km, Warga Golo Ros Pertanyakan Alokasi Anggaran PUPR Matim
Dinas Perhubungan Makassar Pasang Rambu Peringatan di Timbuseng, Tindak Lanjuti Laporan Warga
Kejagung dan KPK Didesak Periksa PT Adhi Karya dan Yan Tahmpani  Proyek Irigasi Rp102 Miliar Disorot
Tujuh KBG Adu Sportivitas, Turnamen Pentakosta St. Sisilia Bahong Banjir Antusias
Pemerintah Dinilai Tutup Mata, Warga Tando Perbaiki Sendiri Jalan Berbahaya ke Sekolah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:42 WIB

LIKMA Indonesia Aktif Kawal Hukum dan Kebijakan Publik di Sulsel

Senin, 15 Juni 2026 - 17:12 WIB

BUILDING STUDENTS’ CHARACTER: THE GREAT RESPONSIBILITY OF SCHOOLS IN THE MODERN ERA

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:07 WIB

Legislator Sulsel Luncurkan Siqola.id, Karya Inovatif Pemuda Takalar

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:05 WIB

Jalan Rusak 5 Km, Warga Golo Ros Pertanyakan Alokasi Anggaran PUPR Matim

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:22 WIB

Dinas Perhubungan Makassar Pasang Rambu Peringatan di Timbuseng, Tindak Lanjuti Laporan Warga

Berita Terbaru