Oknum Anggota DPRD Pangkep Fraksi Golkar Dilaporkan ke Polda Sulsel, Diduga Tipu Kontraktor Rp100 Juta Proyek Fiktif

Titik6

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik6.com||PANGKEP — Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berinisial F dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan tindak pidana penipuan yang merugikan seorang kontraktor hingga Rp100 juta.Sabtu 28-02-2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, F diduga menawarkan paket pekerjaan proyek kepada korban dengan janji akan mengatur dan memberikan pekerjaan tertentu. Dalam proses tersebut, korban diminta menyerahkan uang muka sebagai bentuk komitmen dan keseriusan untuk mendapatkan proyek dimaksud.

Korban kemudian menyerahkan dana sebesar Rp100 juta kepada terlapor. Namun, setelah pembayaran dilakukan, proyek yang dijanjikan diduga tidak pernah ada. Hingga kini, tidak ditemukan kejelasan terkait keberadaan maupun realisasi proyek tersebut.

Baca Juga  Cepat Tanggap TNI AL Temukan Korban Laka di Perairan Selayar 

Merasa dirugikan secara materiil, korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polda Sulawesi Selatan. Laporan itu saat ini tengah diproses aparat penegak hukum untuk tahap penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, (F) belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Kasus ini memicu kekecewaan di tengah masyarakat Pangkep. Sejumlah warga mendesak aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, transparan, dan objektif dalam mengusut perkara tersebut.

Baca Juga  Keributan di pelabuhan sorong antara Brimob dengan TNI karena kesalahpahaman

Selain itu, beredar pula informasi mengenai adanya laporan lain di Polres Pangkep terkait dugaan praktik jual beli proyek yang juga menyeret nama anggota DPRD berinisial (BA). Namun, informasi tersebut masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Masyarakat mendesak pimpinan DPRD Pangkep untuk tidak tinggal diam dan segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Transparansi dan langkah tegas dinilai penting guna menjaga marwah lembaga legislatif serta memulihkan kepercayaan rakyat, mengingat anggota DPRD merupakan representasi masyarakat yang mengemban amanah publik.

Sumber: Andi kahar

Berita Terkait

Tujuh KBG Adu Sportivitas, Turnamen Pentakosta St. Sisilia Bahong Banjir Antusias
Pemerintah Dinilai Tutup Mata, Warga Tando Perbaiki Sendiri Jalan Berbahaya ke Sekolah
Dishub Makassar Gerak Cepat Tinjau Lokasi Rawan di RW 09 Timbuseng Kel Barombong.
Merasa Dicemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Makassar Rezeki Nur Tempuh Jalur Hukum
Petisi Warga Barombong Menguat, Tolak Pergantian Imam Kelurahan di Tengah Seleksi Ketat Pemkot Makassar
Petisi Warga Barombong Menguat, Tolak Pergantian Imam Kelurahan di Tengah Seleksi Ketat Pemkot Makassar
“Gowa Membara! 300 Massa Kepung Kantor Bupati–DPRD, Desak Bongkar Dugaan Korupsi hingga Skandal Moral”
Ngopi Kamtibmas di Barombong, Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Jaga Keamanan Bersama
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:54 WIB

Tujuh KBG Adu Sportivitas, Turnamen Pentakosta St. Sisilia Bahong Banjir Antusias

Senin, 18 Mei 2026 - 08:58 WIB

Pemerintah Dinilai Tutup Mata, Warga Tando Perbaiki Sendiri Jalan Berbahaya ke Sekolah

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:02 WIB

Dishub Makassar Gerak Cepat Tinjau Lokasi Rawan di RW 09 Timbuseng Kel Barombong.

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:34 WIB

Merasa Dicemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Makassar Rezeki Nur Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:02 WIB

Petisi Warga Barombong Menguat, Tolak Pergantian Imam Kelurahan di Tengah Seleksi Ketat Pemkot Makassar

Berita Terbaru