Titik6.com||NTT ,TANDO, — Semangat gotong royong ditunjukkan warga Dusun Tando, Desa Robo, Kecamatan Welak Nusa tenggara Timur, dengan menggelar bakti sosial memperbaiki jalan rusak dan curam yang menjadi akses utama menuju SDN Tando.

Aksi swadaya ini dilakukan karena kondisi jalan dinilai membahayakan keselamatan para pelajar dan warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.Jum’at(15-5-2026).
Jalan tanah yang licin saat musim hujan dan tergerus erosi membuat akses menuju lembaga pendidikan itu kerap dikeluhkan masyarakat.
Puluhan warga turun langsung membawa peralatan seadanya seperti parang, sabit, dan sekop untuk memperbaiki titik-titik jalan yang rusak parah.
Pemerhati pendidikan, Wilfridus Karu, menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital bagi anak-anak menuju sekolah.
“Jalan ini adalah akses utama anak-anak kita untuk menuntut ilmu. Kalau terus dibiarkan dalam kondisi ekstrem seperti ini, kasihan warga dan anak-anak sekolah yang bisa terpeleset setiap hari.
Karena itu, hari ini kami sepakat bergotong royong dengan tenaga dan peralatan seadanya sebagai langkah awal perjuangan agar jalan ini mendapat perhatian pemerintah,” ujarnya.
Bakti sosial difokuskan pada jalan penghubung Kampung Tando menuju SDN Tando yang selama ini menjadi jalur utama bagi sekitar 25 pelajar.
Selain digunakan siswa-siswi menuju sekolah, akses tersebut juga dimanfaatkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, termasuk lima kepala keluarga yang tinggal di sekitar lokasi.
Warga menilai kondisi jalan yang rusak parah seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah desa, mengingat status jalan tersebut merupakan jalan desa. Namun sejak SDN Tando berdiri pada tahun 2013, akses itu disebut belum pernah mendapatkan penanganan maksimal.
Tokoh masyarakat setempat, Marselus Aman, mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bentuk inisiatif masyarakat dalam memperbaiki fasilitas umum tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kebijakan pemerintah.
“Ini adalah bentuk prakarsa masyarakat untuk mendukung perbaikan fasilitas umum melalui semangat gotong royong. Persoalan seperti ini sebenarnya bisa diatasi bersama jika ada kepedulian,” katanya.
Masyarakat Dusun Tando berharap aksi bakti sosial tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah agar segera merealisasikan pembangunan jalan demi keselamatan warga dan para pelajar.
Kegiatan bakti sosial direncanakan berlanjut pada pekan depan dengan fokus normalisasi drainase dan pembangunan pagar penyangga untuk mencegah anak-anak terjatuh saat melintas.
Sumber: GONSIANUS Titik6












