Pemerintah kabupaten Gowa mungkin Masi Tidur Tolong bangunkan pak,kami sudah bosan dengan janji

Titik6

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik6.com -Kabupaten Gowa||Warga Kampung ujunga Dusun Bonto Laja Kelurahan Benteng Somba Opu,Bersama Lurah,RT, RW,Dusun ,Babinsa, Babinkantibmas , kecamatan Barombong, melaksanakan giat kerja bakti serta gotong royong memperbaiki jalan amblas di pinggir Anak Sungai Jeneberang.

Seringnya Hujan Deras di sertai banjir menyebabkan pinggir jalan amblas Minggu 25-06-2025.

Pinggir jalan Kampung ujunga Dusun Caranggi kelurahan Benteng somba Opu kecamatan Barombong Amblas akibat curah hujan yang tinggi serta debit air yang terlalu besar.

Warga Kampung ujunga khawatir jika sewaktu-waktu jalan tersebut amblas bilamana musim hujan di sertai banjir akan tiba sehingga di laksanakan giat kerja bakti dan gotong royong.

Pemasangan pagar, penahan tanah sebagai langkah warga Kampung ujunga untuk mengantisipasi,serta memperkuat tanggul pinggiran sungai yang setiap saat di lewati warga sebagai akses jalan.

Tanah warga yang berada di pinggir Sungai Kampung Ujunga, Dusun Caranggi, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mengalami abrasi. Tanah yang tergerus arus Anak Sungai Jenneberang itu lebarnya sekitar 4 meter dan panjangnya sekitar 125 meter.

Baca Juga  Camat Kepulauan Sangkarrang Kawal Musrembang Tingkat Kota 

abrasi tersebut mengancam puluhan rumah warga setempat. Salah satu warga, Hasbullah Daeng Sutte (70 thn) mengatakan,Jika pemerintah kabupaten Gowa Tidak Melakukan Tindakan,maka Puluhan Rumah Terancam akan terkena Abrasi yang merugikan warga.

Hasbullah Daeng Sutte Menyampaikan dirinya sudah beberapa kali menyampaikan kepada pihak pemerintah kabupaten Gowa,dan beberapa anggota dewan pun pernah melakukan survey lokasi yang terkena Abrasi,namun sampai detik ini belum juga ada tindakan untuk melakukan perbaikan.

,”iya pak saya dari tahun 2000 kami sudah menyampaikan bahkan bapak dewan terhormat, yang kami anggap sebagai penyambung lidah dan aspirasi kami sudah turun meninjau,namun belum ada juga perbaikan pak.

Harapan masyarakat kampung ujunga.Harapan kami pak semoga dengan kegiatan hari ini, pemerintah kabupaten Gowa dan instansi terkait khususnya balai Pompengan jenne berang bisa secepatnya memperbaiki tanggul pinggiran sungai yang ada dekat dengan rumah kami, pungkasnya.”

Lain halnya dengan warga inisial (DR) yang tak mau disebut identitasnya mengatakan, Pemerintah kabupaten Gowa dan gubernur provinsi Sulawesi Selatan mungkin Masi Tidur,klo bisa tolong bangunkan pak,kami sudah capek dengan janji katanya,”dengan nada kecewa.”

Baca Juga  Bertahun-tahun Diabaikan, Warga Barombong Terpaksa Bangun Drainase dari Dana Gotong Royong

Di sisi lain Lurah benteng somba Opu Kamariah A,M.D. di selah selah kegiatan kerja bakti,Mengatakan terkait Amblasnya pinggir sungai Jeneberang yang terkena Abrasi,itu sudah di usulkan melalui Musrenbang,namun kembali lagi para pemegang dan penentu kebijakan.

kami sebagai pemerintah paling bawah hanya bisa mengusulkan, terilisasi atau tidaknya bukan kami yang menjadi penentu.namun kami berharap bisa secepatnya di lakukan perbaikan sebelum adanya korban masyarakat yang berada di lingkungan sekitar.

Kamariah Lurah benteng somba Opu juga menambahkan,klo kondisinya seperti ini maka kami harus melakukan tindakan, yaitu bersama-sama warga melakukan gotong-royong untuk penanggulangan sementara,yaitu memasang patok Selasar dari bahan bambu.

Sumber dana melalui partisipasi masyarakat yang mana di samping pinggiran sungai di jadikan akses jalan umum.iya berkomitmen untuk menjaga lingkungan serta amanah yang di berikan akan berusaha semaksimal mungkin.tutupnya.”

Berita Terkait

Tujuh KBG Adu Sportivitas, Turnamen Pentakosta St. Sisilia Bahong Banjir Antusias
Pemerintah Dinilai Tutup Mata, Warga Tando Perbaiki Sendiri Jalan Berbahaya ke Sekolah
Dishub Makassar Gerak Cepat Tinjau Lokasi Rawan di RW 09 Timbuseng Kel Barombong.
Merasa Dicemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Makassar Rezeki Nur Tempuh Jalur Hukum
Petisi Warga Barombong Menguat, Tolak Pergantian Imam Kelurahan di Tengah Seleksi Ketat Pemkot Makassar
Petisi Warga Barombong Menguat, Tolak Pergantian Imam Kelurahan di Tengah Seleksi Ketat Pemkot Makassar
“Gowa Membara! 300 Massa Kepung Kantor Bupati–DPRD, Desak Bongkar Dugaan Korupsi hingga Skandal Moral”
Ngopi Kamtibmas di Barombong, Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Jaga Keamanan Bersama
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:54 WIB

Tujuh KBG Adu Sportivitas, Turnamen Pentakosta St. Sisilia Bahong Banjir Antusias

Senin, 18 Mei 2026 - 08:58 WIB

Pemerintah Dinilai Tutup Mata, Warga Tando Perbaiki Sendiri Jalan Berbahaya ke Sekolah

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:02 WIB

Dishub Makassar Gerak Cepat Tinjau Lokasi Rawan di RW 09 Timbuseng Kel Barombong.

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:34 WIB

Merasa Dicemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Makassar Rezeki Nur Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:02 WIB

Petisi Warga Barombong Menguat, Tolak Pergantian Imam Kelurahan di Tengah Seleksi Ketat Pemkot Makassar

Berita Terbaru