PAC Ansor Bontoala Gelar DTD II: Cetak Kader Militan, Jaga Tradisi dan NKRI

Titik6

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik6.com-MAKASSAR || Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bontoala menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) II di Pesantren MDIA, Jalan Lamuru No. 65, selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang pembentukan kader muda Ansor yang militan, berkomitmen menjaga tradisi, membela ulama, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan mengusung tema “Meneguhkan Militansi Kader Ansor Sebagai Penjaga Tradisi, Pembela Ulama, dan Pengawal NKRI”, DTD II diharapkan mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga siap turun langsung menjawab tantangan sosial-keumatan di tengah masyarakat.

Baca Juga  *Bocor, Daftar Calon Pejabat Baru Pemkot Makassar Beredar Sebelum Pelantikan*

Ketua PAC GP Ansor Bontoala, Muh. Rustam, menegaskan bahwa DTD merupakan bagian penting dari proses kaderisasi yang tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, kehadiran peserta dalam kegiatan ini harus disertai dengan kesungguhan untuk belajar dan berproses secara utuh.

“DTD ini bukan ruang transit. Siapa yang masuk harus siap ditempa, harus pulang membawa bekal dan jiwa perjuangan. Wajib hadir sebagai bagian dari proses kaderisasi yang bermartabat,” ujar Rustam.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kota Makassar, Muhammad Rizal Burahmat, yang akrab disapa Ketua Ical, hadir langsung membuka kegiatan. Ia menyampaikan bahwa kaderisasi di tingkat kecamatan sangat penting sebagai langkah strategis membangun basis kekuatan organisasi dan mencegah berkembangnya paham radikal di kalangan pemuda.

Baca Juga  *Andi Zulkifli Resmi Jabat Sekda Makassar, Diberi Tugas Konsolidasikan SKPD dan Rampungkan RPJMD*

 “Kehadiran Ansor harus menjadi benteng preventif. Kita tidak boleh abai. Pemuda harus hadir dan tampil sebagai solusi — bukan hanya bagi umat, tapi juga bagi bangsa,” tegasnya.

DTD II ini merupakan program kaderisasi wajib yang terus dijalankan oleh PAC GP Ansor se-Kota Makassar. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kader-kader yang memiliki semangat juang, loyalitas terhadap ulama, dan komitmen kebangsaan yang kuat di tengah arus tantangan zaman.

Sumber:Muh Arfandi titik6

Berita Terkait

LIKMA Indonesia Aktif Kawal Hukum dan Kebijakan Publik di Sulsel
BUILDING STUDENTS’ CHARACTER: THE GREAT RESPONSIBILITY OF SCHOOLS IN THE MODERN ERA
Legislator Sulsel Luncurkan Siqola.id, Karya Inovatif Pemuda Takalar
Jalan Rusak 5 Km, Warga Golo Ros Pertanyakan Alokasi Anggaran PUPR Matim
Dinas Perhubungan Makassar Pasang Rambu Peringatan di Timbuseng, Tindak Lanjuti Laporan Warga
Kejagung dan KPK Didesak Periksa PT Adhi Karya dan Yan Tahmpani  Proyek Irigasi Rp102 Miliar Disorot
Tujuh KBG Adu Sportivitas, Turnamen Pentakosta St. Sisilia Bahong Banjir Antusias
Pemerintah Dinilai Tutup Mata, Warga Tando Perbaiki Sendiri Jalan Berbahaya ke Sekolah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:42 WIB

LIKMA Indonesia Aktif Kawal Hukum dan Kebijakan Publik di Sulsel

Senin, 15 Juni 2026 - 17:12 WIB

BUILDING STUDENTS’ CHARACTER: THE GREAT RESPONSIBILITY OF SCHOOLS IN THE MODERN ERA

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:07 WIB

Legislator Sulsel Luncurkan Siqola.id, Karya Inovatif Pemuda Takalar

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:05 WIB

Jalan Rusak 5 Km, Warga Golo Ros Pertanyakan Alokasi Anggaran PUPR Matim

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:22 WIB

Dinas Perhubungan Makassar Pasang Rambu Peringatan di Timbuseng, Tindak Lanjuti Laporan Warga

Berita Terbaru