Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar Diduga Menghindari Wartawan Saat Diminta Klarifikasi

Titik6

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik6.com||Makassar – Sikap tertutup yang ditunjukkan Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar, Yuliana, S.Pd., M.Hum, menjadi sorotan sejumlah awak media yang datang untuk melakukan konfirmasi terkait sejumlah informasi yang beredar di lingkungan sekolah tersebut.(kamis -12-03-2026).

Kedatangan para jurnalis ke sekolah yang berada di Kota Makassar itu bertujuan untuk meminta klarifikasi langsung dari pihak kepala sekolah mengenai beberapa hal yang menjadi perhatian publik.

Namun, upaya tersebut berakhir dengan kekecewaan setelah awak media menunggu selama beberapa jam tanpa kesempatan untuk bertemu.

Menurut keterangan salah satu jurnalis di lokasi, para wartawan telah datang sejak pagi hari dan terlebih dahulu meminta izin kepada pihak sekolah untuk bertemu dengan kepala sekolah.

Namun hingga beberapa jam berlalu, Yuliana tidak juga menemui awak media yang menunggu di depan ruangannya.

“Awalnya kami diberitahu bahwa ibu kepala sekolah ada di dalam ruangan.

Namun pintu yang mengarah ke ruangannya justru terkunci dari dalam,” ujar salah satu awak media yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Kunjungan camat sangkarrang Dengarkan Aspirasi masyarakat pulau Barrang lompo 

Situasi tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan wartawan. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, kepala sekolah diketahui mengetahui kedatangan awak media yang ingin melakukan konfirmasi.

Beberapa saksi di lingkungan sekolah bahkan menyebutkan bahwa Yuliana terlihat beberapa kali keluar dari ruangan melalui pintu samping yang mengarah ke bagian lain gedung sekolah tanpa menemui para wartawan yang telah menunggu cukup lama.

“Sudah beberapa kali terlihat keluar lewat pintu samping. Bahkan kami menghitung setidaknya tiga kali beliau keluar dan kembali masuk tanpa menemui media yang sedang menunggu,” ungkap seorang jurnalis lainnya.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan awak media. Sejumlah wartawan mempertanyakan alasan kepala sekolah memilih tidak menemui media, padahal kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan konfirmasi agar pemberitaan tetap berimbang.

Sebagai lembaga pendidikan negeri, keterbukaan informasi dinilai penting, terutama ketika muncul isu atau informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Awak media menilai klarifikasi langsung dari pihak kepala sekolah diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman atau informasi yang simpang siur.

Baca Juga  Pelepasan Kapolda Lama, Tradisi Pengantaran Irjen Pol Drs. Setyo Boedi Moempoeni Harso, dengan Pedang Pora di Polda Sulsel

“Justru kami datang untuk meminta klarifikasi secara langsung. Jika memang ada penjelasan, tentu kami siap memuatnya agar berita menjadi berimbang,” kata salah satu wartawan di lokasi.

Sementara itu, beberapa staf sekolah yang ditemui di area kantor mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan kepala sekolah belum menemui awak media. Mereka hanya menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang memiliki aktivitas di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar Yuliana, S.Pd., M.Hum belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait alasan dirinya tidak menemui wartawan yang telah menunggu cukup lama di depan ruangannya.

Awak media berharap pihak sekolah, khususnya kepala sekolah, dapat memberikan klarifikasi secara terbuka agar berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat dapat dijelaskan secara transparan.

Para wartawan pun masih menunggu kesempatan untuk mendapatkan penjelasan resmi dari pihak sekolah guna menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang dan objektif.

Sumber: Fajar Ahmad Wahyuddin

Berita Terkait

Oknum Guru SD Temboe Diduga Cemarkan Nama Baik Warga, Tuduhan Pencurian Emas Berujung Laporan Polisi
Distribusi Beras Bantuan Disorot, Oknum Kelurahan Barombong Diduga Ambil Alih Peran Bulog 
Purnabakti Penuh Haru, H. Amiruddin Tinggalkan Jejak Pengabdian Ikhlas dan Keteladanan di Pangkep”
SIT Darul Fikri Makassar Bangun Kolam Renang, Perkuat Transformasi Sekolah Internasional
Pendaftaran Santri Baru Dibuka! Saatnya Anak Anda Menjadi Penghafal Al-Qur’an di PPTQ Daarul Huffadz Gowa”
RW–RT Sekelurahan Barombong Berbagi Takjil, Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan
Kasus Kematian Afif Siraja Dipertanyakan, PBHI Sulsel Minta DPR RI Gelar RDP
Warga Soroti Rumah Diduga Tanpa Izin di Bontoduri Makassar, Teguran RT-RW Tak Digubris
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:43 WIB

Oknum Guru SD Temboe Diduga Cemarkan Nama Baik Warga, Tuduhan Pencurian Emas Berujung Laporan Polisi

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:16 WIB

Distribusi Beras Bantuan Disorot, Oknum Kelurahan Barombong Diduga Ambil Alih Peran Bulog 

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:28 WIB

Purnabakti Penuh Haru, H. Amiruddin Tinggalkan Jejak Pengabdian Ikhlas dan Keteladanan di Pangkep”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:58 WIB

SIT Darul Fikri Makassar Bangun Kolam Renang, Perkuat Transformasi Sekolah Internasional

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:21 WIB

Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar Diduga Menghindari Wartawan Saat Diminta Klarifikasi

Berita Terbaru