Titik6.com ||Makassar — Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyalurkan bantuan material bangunan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di RW 09 Timbuseng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Bantuan tersebut berupa balok kayu, seng, dan paku yang akan digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi pada 5 Maret 2026 lalu.
Total terdapat 13 rumah warga yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar dengan menggunakan kendaraan operasional dan disaksikan oleh warga setempat.
Material bangunan kemudian diserahkan kepada masyarakat untuk segera digunakan dalam proses perbaikan rumah yang rusak.
Salah satu perwakilan warga RW 09 Timbuseng yang tidak mau di sebut edintitasnya menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah kota atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, bantuan material tersebut sangat membantu masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin kencang.
“Alhamdulillah bantuan ini sangat berarti bagi kami. Setelah kejadian puting beliung kemarin, beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan rangka. Dengan adanya bantuan ini, warga bisa segera memperbaiki rumah mereka,” ujarnya.
Sementara itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah kota dalam membantu warga yang terdampak bencana.
Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut, proses pemulihan rumah warga dapat segera dilakukan sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Di sisi lain, bencana angin puting beliung yang terjadi pada waktu yang sama juga dilaporkan turut berdampak pada salah satu fasilitas sekolah di wilayah tersebut.
Namun hingga saat ini, penyaluran bantuan untuk fasilitas umum atau sekolah masih menunggu regulasi dan arahan dari pimpinan.
Koordinator lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar, Patarat, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih fokus pada penanganan rumah warga yang terdampak.
“Untuk bantuan fasilitas umum atau sekolah, sampai hari ini kami belum ada perintah dari pimpinan untuk penyaluran bantuan ke sekolah. Kemungkinan besar mekanisme pelaporan dan penyaluran bantuannya memiliki regulasi tersendiri, khususnya yang berkaitan dengan bidang pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait apabila terdapat arahan lebih lanjut mengenai penanganan kerusakan pada fasilitas pendidikan akibat bencana tersebut.












